Banjir adalah momok menakutkan bagi para pengemudi. Ketika hujan lebat melanda dan air mulai menggenangi jalan-jalan, tantangan besar muncul bagi mereka yang harus melewati banjir dengan mobil.
Namun buat Anda, jangan khawatir. Kami akan membagikan sejumlah tips melewati banjir dengan mobil yang dapat Anda jadikan panduan agar dapat dengan sigap ketika melewati genangan air di jalanan.
Daftar isi
Tips Melewati Banjir dengan Mobil
Berada di tengah banjir dapat menjadi pengalaman yang menegangkan dan berbahaya, membutuhkan kewaspadaan ekstra dan pengetahuan tentang bagaimana menghadapinya dengan bijaksana.
Ini dia 6 (enam) tips melewati banjir dengan mobil supaya aman dan terhindar dari kerusakan:
1. Perhatikan Ketinggian Genangan Air
Sebelum memutuskan untuk melanjutkan perjalanan, periksa terlebih dahulu ketinggian genangan air. Pastikan Anda mengetahui tinggi mobil Anda dari tanah. Jika genangan air melebihi ketinggian itu, lebih baik untuk mencari rute alternatif atau menunggu sampai air surut.
Mengemudi di genangan air yang terlalu dalam dapat menyebabkan masalah pada mesin, sistem listrik, dan komponen lainnya. Jika Anda merasa ragu, lebih baik tidak melanjutkan perjalanan.
2. Hindari Arus yang Deras
Saat menghadapi banjir, aliran air yang deras bisa menjadi ancaman serius bagi keselamatan Anda. Jika banjir menyebabkan aliran air yang kuat di jalan, sebaiknya jangan mencoba untuk melewatinya dengan mobil.
Arus yang deras bisa dengan mudah menyapu kendaraan Anda dan menyebabkan terjebaknya mobil Anda di tengah banjir, meningkatkan risiko kecelakaan dan kerusakan yang serius pada mobil.
3. Gunakan Gigi Satu
Tips melewati banjir dengan mobil berikutnya adalah gunakan gigi satu selama melewati genangan air.
Mengemudi dalam gigi satu memberikan putaran mesin yang lebih tinggi dan membantu mencegah air masuk ke knalpot.
Jangan menambahkan kecepatan terlalu cepat, tetap perlahan, dan stabilkan kendaraan Anda. Menggunakan gigi satu juga membantu memberikan traksi yang lebih baik pada permukaan licin.
4. Jaga Jarak
Kemudian, tips aman menerjang banjir dengan mobil lainnya adalah menjaga jarak dengan kendaraan lain yang ada di depan. Hal ini supaya dapat memberi Anda waktu yang cukup untuk bereaksi jika terjadi masalah atau jika kendaraan di depan berhenti tiba-tiba.
Jarak yang cukup juga memungkinkan Anda untuk melihat kondisi di depan lebih jelas dan menghindari rintangan yang mungkin tersembunyi di dalam genangan air.
5. Jangan Injak Kopling Setengah
Lalu tips mobil melewati banjir selanjutnya adalah usahakan jangan menginjak kopling setengah. Hal ini karena dapat menyebabkan kerusakan pada komponen transmisi dan kopling itu sendiri.
Selain itu, hal ini juga bisa menyebabkan air masuk ke dalam sistem knalpot, yang pada gilirannya dapat merusak mesin Anda.
Pastikan untuk sepenuhnya menginjak kopling saat harus melintasi genangan air, dan lepaskan dengan perlahan setelah berhasil melewati banjir.
6. Matikan Mesin Jika Kondisi Darurat
Tips melewati banjir dengan mobil yang terakhir adalah matikan mesin ketika Anda berada dalam kondisi yang darurat.
Jika mesin tiba-tiba mati ketika Anda sedang berusaha melewati banjir, jangan panik. Jangan mencoba untuk menghidupkan mesin kembali dengan paksa, karena ini dapat menyebabkan kerusakan yang lebih parah.
Matikan semua sistem listrik, seperti lampu dan kipas, untuk menghindari korsleting. Selanjutnya, cobalah untuk mendorong mobil Anda keluar dari genangan air ke tempat yang lebih aman.
Setelah berada di tempat yang lebih tinggi, biarkan mesin kering selama beberapa saat sebelum mencoba menghidupkannya kembali.
Baca Juga: 10 Resiko Mobil Bekas Banjir, Interior Bau Apek?
Hal yang Harus Dilakukan setelah Mobil Melewati Banjir
Adapun hal yang harus Anda lakukan setelah melewati banjir untuk memastikan semua komponen mobil masih dapat bekerja secara optimal, diantaranya:
1. Mengeringkan Kopling
Hal yang harus dilakukan setelah mobil melewati banjir yang pertama adalah mengeringkan kopling.
Kopling adalah salah satu komponen penting dalam sistem transmisi kendaraan dengan transmisi manual. Setelah kendaraan terendam banjir, air mungkin masuk ke dalam komponen ini, menyebabkan kopling menjadi licin dan tidak berfungsi dengan baik.
Ini bisa berakibat pada performa transmisi yang buruk atau bahkan menyebabkan kopling aus lebih cepat.
Untuk mengeringkan kopling, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memarkir kendaraan di tempat yang aman dan rata. Pastikan mesin dalam keadaan mati dan kunci sudah dikeluarkan dari kunci kontak.
Kemudian, pompa pedal kopling beberapa kali untuk mengeluarkan sisa air yang mungkin tertinggal di sistem. Lakukan ini dengan perlahan untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.
Selanjutnya, biarkan kendaraan dalam keadaan terbuka selama beberapa jam untuk memberikan waktu pada kopling untuk mengering secara alami. Hindari mengendarai kendaraan sampai Anda yakin kopling benar-benar kering.
Jika Anda merasa ragu, sebaiknya berkonsultasi dengan mekanik terpercaya untuk memeriksa kondisi kopling Anda.
2. Mengeringkan Rem
Selain kopling, hal lain yang harus dilakukan setelah mobil melewati banjir adalah mengeringkan rem.
Sistem rem adalah fitur vital dalam kendaraan yang harus berfungsi dengan baik demi keselamatan Anda dan pengguna jalan lainnya. Setelah kendaraan terendam banjir, air dapat masuk ke dalam cakram rem dan sistem pengereman lainnya, mengurangi efisiensi pengereman dan menyebabkan pengereman tidak responsif.
Untuk mengeringkan sistem rem, pertama-tama periksa apakah cakram rem dan kaliper tertutupi lumpur atau kotoran lainnya. Jika ya, bersihkan dengan hati-hati menggunakan air bersih dan sabun ringan.
Selanjutnya, tekan pedal rem secara perlahan untuk mengeluarkan air dan kotoran yang mungkin masih ada di dalam sistem.
Setelah itu, kendarai kendaraan dengan perlahan di area yang aman dan terbuka sambil melakukan pengereman ringan untuk membantu mengeringkan sisa air yang mungkin tertinggal. Pastikan untuk berhati-hati dan waspada terhadap kondisi lalu lintas.
3. Cek Fluida Kendaraan
Lalu yang terakhir, hal yang harus dilakukan setelah mobil melewati banjir adalah mengecek kondisi cairan yang ada di kendaraan, seperti minyak rem, minyak transmisi, dan minyak mesin.
Penting untuk memeriksa dan mengganti semua cairan yang terkontaminasi air setelah kendaraan terkena banjir.
Mulai dengan memeriksa minyak rem. Periksa reservoir minyak rem dan pastikan tidak ada tanda-tanda air atau kotoran di dalamnya. Jika terlihat kotoran atau air, segera bawa kendaraan Anda ke bengkel untuk mengganti minyak rem.
Selanjutnya, periksa minyak transmisi dan minyak mesin. Periksa levelnya dan perhatikan apakah ada tanda-tanda kekeruhan atau kontaminasi air.
Jika Anda merasa ragu atau menemukan masalah, segera bawa kendaraan Anda ke bengkel untuk pemeriksaan lebih lanjut dan penggantian cairan jika diperlukan.
Banjir Bisa Menyebabkan Karat pada Mobil, Cegah Sekarang bersama RustPro! Garansi 8 Tahun!
Genangan air setelah hujan atau banjir dapat menjadi penyebab karat pada mobil. Hal ini karena air hujan mengandung kandungan asam yang bersifat korosif, sehingga dapat merusak permukaan logam.
Berkaitan dengan hal itu, RustPro, sebagai bagian dari Dokter Mobil Indonesi yang berfokus pada perlindungan anti karat mobil menyediakan layanan penyemprotan cat pelindung anti karat dengan garansi 8 tahun.
Bengkel anti karat RustPro menggunakan cairan anti karat berbahan dasar rubber yang memiliki tingkat ketahanan yang sangat lama. Bahkan, bahan dasar ini telah terbukti memiliki daya tahan yang lebih lama dibandingkan bahan dasar aspal atau tar yang biasanya digunakan oleh bengkel-bengkel mainstream.
Yuk, segera lindungi mobil Anda dengan perlindungan anti karat RustPro supaya Anda dapat lebih tenang ketika melewati genangan air di jalanan! Hubungi Customer Service kami di nomor WhatsApp 0813-1150-2678.
Ada Diskon 40% untuk pengerjaan layanan di antara jam 5 sore hingga jam 10 malam lho! Makanya, buruan booking sekarang sebelum kepenuhan!
Kunjungi kami di Instagram @rustpro_indonesia dan laman rustpro.id untuk melihat info dan konten menarik seputar layanan RustPro lainnya, seperti layanan coating dan detailing, serta pemasangan kaca film.
Untuk Anda yang tinggal di wilayah Jabodetabek, Cirebon, dan Surabaya, Anda dapat mengunjungi alamat cabang RustPro berikut ini.
- RustPro cabang Pengangsaan Dua, Kelapa Gading: Jl. Pegangsaan Dua No.5, RT.7/RW.3, Pegangsaan Dua, Kec. Klp. Gading, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14250.
- RustPro cabang Cirendeu, Tangerang: Jl. Raya Cirendeu, RT.2/RW.3, Cireundeu, Kec. Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten 15419.
- RustPro cabang Cirebon: Jl. Kesambi No.74A, Kesambi, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45133
- RustPro cabang Lontar: Jl. Raya Lontar No.81, Lontar, Kec. Sambikerep, Surabaya, Jawa Timur 60216
Itulah sejumlah tips melewati banjir dengan mobil dari kami. Semoga artikel ini bermanfaat dan Anda dapat dengan sigap mengantisipasi ketika melewati genangan air di jalanan, terutama saat musim hujan tiba.